Langsung ke konten utama

Kumpulan Cerita | Asa Indara



Tanpa Kata"
Kumpulan cerita | Asa Indara

Satu, dua, tiga, detik menit kian berlalu. 
Menjauhi masa lalu, meramu kisah baru. 
Tanpa dirimu. 
Bersama rindu aku di sini, dengan rasa yang sama diri menepi. 
Hanyalah satu tanya terbesit dalam batin, akankah kau kembali?

Jawablah, Sayang?
Aku menunggumu tanpa masa.
Aku mencintaimu tanpa kata.
Lantas, mengapa?
Alasan apakah kau segan meninggalkan rasa?

Kala kaki itu mulai menjamah keraguan, kala lengan itu mulai beringsut ke tepian, tak ada secercah 'kah penjelasan? 
Haruslah kau tahu, Adinda.
Mengejar seseorang yang enggan menoleh itu adalah perih.
Tetapi adalah hebat jika mampu memperjuangkan.

Dan sekali lagi, 
bilamungkin kau 'kan berpaling, melangkah ke belakang, di mana aku ada, segalanya masih sama.
Dengan atau tanpa kata,
Rindu ini, rasa ini, semuanya.
Lantas apabila kenyataan pahit terasa menghampiri, 
setidaknya aku siap, siap dengan hati yang lapang.
Mengikhlaskan, membiarkan, dan memberikan keleluasaan padamu.

Pergilah, tiada apa-apa bagiku.
Bila kembali?
Aku pun masih sedia kala.
Yang hanya mencinta tanpa kata.

Selesai..

Lampung, 10 Januari 2018

Komentar

  1. Ayo Main Di Situs Poker Online Terpercaya Yaitu Situs ARMANIQQengan 9 Permainan 1 User ID (NO BOT) (NO ADMIN) FAIRPLAY Player vs Player 100%
    Daftar Dan Mainkan Sekarang
    Memiliki Bonus Bonus WOW

    • Bonus Turnover mingguan 0.5%(Dibagikan Setiap Hari Senin)
    • Bonus Refferal 20% (Seumur Hidup)

    Ayo Segera....Mainkan Sekarang Juga

    Hanya Minimal Deposit Rp 15.000 Dan Minimal Withdraw Rp 50.000
    (Bisa deposit Dengan E-Money OVO,GOPAY,GOJEK)

    Siap Melayani 24Jam Non Stop Setiap Hari nya

    Link alternatif : armaniqqs.info | winterarmani.club | pkvarmani88.life | armaniqqs.site

    Agen Domino Terpercaya
    Agen Bandarq Terpercaya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Novel, Novelet, Cerpen, Cerbung, dan Roman (StudySa)

Sudah kenalkah kamu dengan mereka? (Siapa?) Novel? Novelet? Cerpen? Cerbung? Roman?      Asa yakin, kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan mereka bukan? Terlebih bila Anda salah seorang penulis terkemuka, maupun yang masih pemula. Sebuah karya sastra itu memang susah-susah gampang. Tetapi, bila kita bersungguh-sungguh pasti akan berimbas baik juga akhirnya. Bicara soal karya sastra, apakah itu? Mari kita simak bersama ya! 》Karya sastra?       Karya Sastra adalah berupa tulisan yang berasal dari hasil hayalan(imajinasi) dan kreativitas Sang Pengarang. Buah tersebut akan dituangkan dalam bentuk tulisan yang disusun berdasarkan kaidah-kaidah ke-Sustraan yang ada, seperti novel, novelet, cerpen, cerbung, dan juga roman.      Namun, sering kali kita menganggapnya sama sebab belum mengerti perbedaan diantara mereka.(hayooo...ngaku!) Padahal tanpa disadari masing-masing mempunyai ciri-ciri dan kaidah penyusunan tersendiri lho! (O...

Mengenal Puisi Sampai Akar (Study Sa)

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan Puisi?      Bicara soal puisi, pastilah berhubungan dengan yang namanya puitis, penyair, kata kias, dan tentunya mereka sangatlah berkerabat dekat. Sedekat cintaku pada-Mu(Allah) :')      Puisi juga ialah salah satu media penyampaian isi hati. (Hatiku yang terdalam. Eeaa) Sebagai alat komunikasi antara Si Penyair dengan Do.i (eh, salah!) Yang benar dengan Si Pembaca.      Duh, author curhat mulu nih! Mulai serius ya, Sahabat.        Apa itu Puisi? Dan ada apa dengannya?       Mari kita simak dengan seksama! Puisi       Puisi adalah salah satu bentuk dari karya sastra.      Puisi berasal dari bahasa Yunani kuno : ποιέω/ποιῶ (poiéo/poió) = I create , yaitu sebuah seni tertulis . Dalam bentuk seni ini, seorang penyair menggunakan bahasa untuk menambah kualitas estetis pada makna semantis.  Puisi vs Prosa  ...

Cerpen Hitam Putih

Hitam Putih~~ Lampung, 12 Oktober 2017 Di sepertiga siang, di kamarku sendiri, menatap langit-langit tipuan. Masih sama seperti kemarin. Tidak punya jawaban atas apapun. Mengapa ini terjadi lagi? Sudah hampir lebih dari 2 bulan, bahkan aku lupa kapan waktu pertama kali ia menyapaku. Yang terlintas hanya rasa sakit dan juga sedikit kecewa. Aku tidak peduli ataukah suatu saat dia akan membaca ini. Yang aku tahu, adalah aku ingin kembali merasakan keasingan; tanpanya. Sebelum akhirnya hati ini kembali terbelah oleh cinta yang salah. Sebelum juga aku menyesal sudah menyimpan separuh rasa untuk dia yang tak pernah lengah membuatku lelah. Aku benar-benar diuji. Antara hidup dan mati. Sekalinya benar apa kata logika, percumalah engkau rasa bila ia tidak merasa. Namun sebetulnya ini adalah perasaan yang sebanding, saling ingin mengikat satu sama lain. Sayang sekali, semua kembali lagi. "Move sajalah! Tak usah banyak galau. Hidup itu cuman singkat. Isilah dengan hal yang lebih...